Banner VIP TV

Xanana Gusmão Kembali Ke Kupang Setelah 25 Tahun, Perkuat Persahabatan Timor-Leste Dan NTT

  • Share
Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menyapa masyarakat saat mengunjungi kawasan Pantai Tedis, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam rangka kunjungan persahabatan. Foto: Media GPM
banner 728x90
PM Xanana Gusmão berinteraksi dan bersalaman dengan warga setempat saat mengunjungi salah satu kawasan wisata di Kota Kupang. Kehadiran pemimpin Timor-Leste tersebut disambut hangat oleh masyarakat. Foto: Media GPM

Kupang, www.news-viptv.com – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, melakukan kunjungan persahabatan ke Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mengenang hubungan persahabatan yang telah terjalin lama sekaligus membuka peluang memperkuat kerja sama antara masyarakat Timor-Leste dan Indonesia, khususnya NTT.
Kunjungan Xanana Gusmão ke Kupang dilakukan atas undangan Viktor Bungtilu Laiskodat, mantan Gubernur NTT yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI. Selain agenda persahabatan, kunjungan tersebut juga berkaitan dengan partisipasi Timor-Leste dalam ajang olahraga Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026 di NTT.
Selama berada di Kota Kupang, Xanana Gusmão memanfaatkan kesempatan untuk mengunjungi dan melihat secara langsung sejumlah destinasi wisata serta infrastruktur penting di wilayah tersebut, termasuk Pantai Tedis, Stadion Merdeka, dan Pantai Lasiana.
Kunjungan ini memiliki makna tersendiri bagi pemimpin Timor-Leste tersebut. Setelah sekitar 25 tahun, Xanana kembali menginjakkan kaki di Kota Kupang, kota yang memiliki kenangan tersendiri dalam perjalanan sejarah dan persahabatannya dengan masyarakat Indonesia.
Ia mengenang kunjungan sebelumnya ke Kupang ketika datang untuk menyaksikan pertandingan persahabatan sepak bola antara tim dari Dili dan tim dari Kupang. Pertandingan tersebut menjadi salah satu momen yang memperlihatkan hubungan persaudaraan masyarakat di Pulau Timor melalui olahraga.
Dalam perjalanan mengelilingi Kota Kupang, Xanana juga berkesempatan bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Sejumlah warga yang melihat kehadirannya tampak antusias mendekat untuk menyapa, bersalaman, serta meminta kesempatan berfoto bersama.
Kehadiran Xanana di tengah masyarakat menunjukkan bahwa hubungan persahabatan antara Timor-Leste dan Indonesia tidak hanya terbangun melalui hubungan antarpemerintah, tetapi juga melalui kedekatan sosial dan hubungan kekeluargaan masyarakat kedua wilayah.

Selain mengunjungi sejumlah lokasi di Kota Kupang, kunjungan Xanana Gusmão juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan membicarakan peluang kerja sama regional bersama Viktor Bungtilu Laiskodat.
Dalam pertemuan jamuan makan malam di Wisma Alak, Kupang, pada 6 November 2026, kedua tokoh membahas pentingnya memperkuat hubungan persahabatan serta membangun kerja sama yang lebih konkret antara NTT dan Timor-Leste.
Viktor menilai bahwa kemajuan NTT dan Timor-Leste memiliki keterkaitan erat karena kedua wilayah berada dalam satu Pulau Timor serta memiliki kedekatan sejarah dan budaya.
“Kemajuan Pulau Timor sangat bergantung pada kemajuan Timor-Leste dan NTT. Kita berada di satu pulau, memiliki kedekatan sejarah dan budaya. Karena itu, sudah saatnya kita membangun kerja sama yang lebih konkret agar masyarakat di kedua wilayah dapat merasakan manfaatnya,” kata Viktor dalam keterangannya.
Sejumlah sektor potensial yang menjadi perhatian dalam pembicaraan tersebut meliputi pendidikan, pertanian, peternakan, dan teknologi. Kerja sama di bidang-bidang tersebut dinilai dapat membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
Viktor juga menekankan bahwa batas negara tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat NTT dan Timor-Leste untuk membangun konektivitas dan memperluas peluang ekonomi.
Ia berharap hubungan baik kedua wilayah dapat terus diperkuat melalui komunikasi, kepercayaan, dan berbagai agenda pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kunjungan Xanana Gusmão ke NTT juga memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan Lazarus Laiskodat Memorial Cup III 2026 yang berlangsung di wilayah NTT dan melibatkan partisipasi Timor-Leste.
Dalam kesempatan menghadiri final cabang olahraga tinju di Lapangan Lazarus, Desa Uitao, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Sabtu (7/11/2026), Xanana menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Menurut Xanana, olahraga memiliki peran penting dalam mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah serta membangun persaudaraan dalam suasana damai.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan, mulai dari anak-anak, generasi muda hingga orang tua.
Xanana berharap partisipasi Timor-Leste dalam kegiatan olahraga regional seperti ini dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang. Ia bahkan menyampaikan harapan agar Timor-Leste dapat kembali berpartisipasi dalam penyelenggaraan berikutnya.
Bagi kedua wilayah, olahraga bukan sekadar kompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antarmasyarakat, membangun persahabatan, dan memperluas interaksi generasi muda.
Kedekatan geografis antara NTT dan Timor-Leste merupakan salah satu potensi penting untuk mengembangkan kerja sama lintas wilayah, terutama dalam sektor pariwisata, perdagangan, kebudayaan, pendidikan, dan pembangunan ekonomi.
Kota Kupang sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di NTT memiliki potensi untuk menjadi pintu penghubung bagi pengembangan hubungan ekonomi dan pariwisata dengan Timor-Leste.
Sebaliknya, Timor-Leste juga memiliki peluang untuk memperluas kerja sama dengan NTT melalui promosi destinasi wisata, pertukaran budaya, pengembangan usaha masyarakat, serta peningkatan konektivitas antarkedua wilayah.
Kunjungan persahabatan Xanana Gusmão ini sekaligus mengingatkan bahwa hubungan Timor-Leste dan Indonesia memiliki fondasi sejarah, kedekatan geografis, serta ikatan sosial yang kuat.
Dari kenangan pertandingan sepak bola sekitar 25 tahun lalu hingga pertemuan persahabatan di Kupang pada November 2026, hubungan kedua masyarakat terus memiliki ruang untuk berkembang.
Persahabatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kenangan masa lalu, tetapi juga menjadi landasan untuk membangun kerja sama yang lebih nyata demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Pulau Timor.
Bagi Timor-Leste dan NTT, kedekatan sebagai wilayah bertetangga merupakan peluang besar untuk tumbuh bersama. Persahabatan yang terpelihara melalui sejarah, budaya, olahraga, dan hubungan antarmasyarakat dapat menjadi kekuatan untuk membangun masa depan Pulau Timor yang lebih sejahtera, damai, dan saling mendukung.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!