banner 828x90

Australia Kucurkan Dukungan US$43,6 Juta untuk Perkuat Pertahanan Timor-Leste

  • Share
Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, berfoto bersama usai menandatangani Kerangka Kerja Sama Pertahanan sebagai komitmen untuk memperkuat kemitraan kedua negara di bidang pertahanan dan keamanan. Foto: Media GPM
https://news-viptv.com/wp-content/uploads/2026/08/BANER-KII-BARU.jpgjpg" alt="banner 728x90" title="banner 728x90" width="728" height="90" loading="lazy" />

DILI, www-news-viptv — Australia mengumumkan paket dukungan senilai AUD$62 juta atau sekitar US$43,6 juta untuk Timor-Leste selama lima tahun ke depan guna memperkuat kapasitas pertahanan dan keamanan kedua negara. Dukungan tersebut diumumkan bersamaan dengan penandatanganan Kerangka Kerja Sama Pertahanan oleh Perdana Menteri Timor-Leste Kay Rala Xanana Gusmão dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles di Dili, Rabu (21/10/2026). Paket bantuan ini mencakup penguatan keamanan siber, keamanan maritim, investigasi forensik digital, serta kesiapsiagaan dan penanganan bencana, termasuk penyediaan tiga kapal patroli untuk Unit Maritim Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) beserta pelatihan bagi personel.

Kerangka kerja sama tersebut ditandatangani oleh Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Sementara Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, bersama Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, di Kementerian Pertahanan di Fatuhada, Dili, pada Rabu.

Kesepakatan tersebut mencakup pengembangan kapasitas militer, keamanan maritim, keamanan siber, penegakan hukum, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Paket dukungan selama lima tahun itu akan memprioritaskan keamanan siber, peningkatan kemampuan maritim, investigasi forensik digital, dan manajemen bencana. Bantuan tersebut juga mencakup penyediaan tiga kapal patroli untuk Unit Maritim Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL), disertai pelatihan khusus bagi personel.

Perdana Menteri Xanana Gusmão menyebut Australia sebagai mitra penting dalam pembangunan Timor-Leste. Ia juga menyoroti kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Januari 2026 sebagai salah satu landasan penting untuk memperkuat kemitraan kedua negara.

Kerangka kerja sama yang baru ini akan memperluas kolaborasi dalam pelatihan dan pendidikan militer, pengembangan kapasitas pertahanan, latihan bersama, keamanan maritim, bantuan kemanusiaan, serta manajemen bencana.

Xanana menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan Australia terhadap pengembangan Angkatan Bersenjata Timor-Leste (F-FDTL), khususnya dalam bidang pelatihan, pendidikan, dan bantuan teknis.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Australia untuk memberantas praktik penangkapan ikan ilegal yang mengancam sumber daya laut dan pendapatan nasional Timor-Leste.

Di bidang keamanan dalam negeri, Xanana menyambut baik tambahan dukungan Australia bagi Kepolisian Investigasi Kriminal Ilmiah (PCIC), pengembangan keamanan siber, serta peningkatan kapasitas PNTL.

Penyediaan tiga kapal patroli dan pelatihan khusus diharapkan dapat memperkuat penegakan hukum di laut, operasi pencarian dan penyelamatan, serta penanganan kejahatan transnasional.

Australia juga akan mendukung peningkatan fasilitas pusat operasional PNTL di tingkat nasional dan munisipal, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana.

Xanana menegaskan bahwa pelatihan dan peningkatan kapasitas militer tidak semata-mata bertujuan mempersiapkan pasukan menghadapi konflik, tetapi juga untuk melayani dan melindungi masyarakat, khususnya ketika terjadi bencana alam serta dalam operasi pengamanan wilayah laut.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Australia atas dukungannya terhadap keanggotaan Timor-Leste di ASEAN dan upaya integrasi regional. Menjelang persiapan untuk memegang Keketuaan ASEAN pada 2029, Xanana mengatakan bahwa kerja sama berkelanjutan dengan Australia tetap penting, termasuk dalam perencanaan organisasi dan persiapan keamanan.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, mengatakan bahwa merupakan suatu kehormatan baginya untuk menandatangani Kerangka Kerja Sama Pertahanan dengan Timor-Leste.

Marles menegaskan kembali komitmen Australia terhadap kemitraan pertahanan yang telah terjalin lama dengan Timor-Leste.

Menurutnya, kerangka kerja sama tersebut akan memperkuat koordinasi pertahanan, pelatihan, dan pendidikan, termasuk melalui latihan militer bersama yang melibatkan personel Australia dan F-FDTL.

Ia menambahkan bahwa paket dukungan tersebut akan membantu meningkatkan kemampuan keamanan siber Timor-Leste, memperkuat operasi maritim PNTL, serta mengembangkan kapasitas investigasi forensik digital untuk membantu aparat penegak hukum memerangi kejahatan siber.

Australia juga akan memberikan bantuan dalam bidang kesiapsiagaan dan manajemen bencana guna memperkuat kemampuan Timor-Leste dalam merespons situasi darurat.

Marles menyebut kesepakatan tersebut sebagai tonggak penting dalam hubungan bilateral kedua negara, sekaligus memberikan bentuk nyata terhadap komitmen yang telah disepakati oleh kedua perdana menteri pada awal tahun ini.

Ia menegaskan bahwa Timor-Leste tetap menjadi negara tetangga dan mitra penting bagi Australia, dengan kedua negara memiliki sejarah, kepentingan, dan masa depan bersama.

 

 

Writer: MEILANA, Evangelisto Santos
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!