banner 828x90

Timor-Leste Perkuat Peran Perempuan dalam Perdamaian, Dua Perwira Ikuti Pelatihan di AS

  • Share
Kedua perwira F-FDTL Yang mengikuti Pelatihan di Hawaii berposse bersama peserta dari 20negara lainnya. Foto:DokumentasiF-FDTLtersebut adalah Mayor David Santos dan Kapten Marquita da Cunha. Mereka bergabung dengan 30 personel militer, perempuan maupun laki-laki, yang mewakili 20 negara di kawasan Asia-Pasifik.
https://news-viptv.com/wp-content/uploads/2026/08/BANER-KII-BARU.jpgjpg" alt="banner 728x90" title="banner 728x90" width="728" height="90" loading="lazy" />

Honolulu, WWWNEWS-VIPTV,  — Timor-Leste terus mendorong penguatan peran perempuan dalam upaya menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Sebagai bagian dari upaya tersebut, dua perwira Angkatan Pertahanan Timor-Leste (F-FDTL) mengikuti kursus internasional tentang Perempuan, Perdamaian dan Keamanan (Women, Peace and Security atau WPS) di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 5–16 Oktober 2026.

Kedua perwira tersebut adalah Mayor David Santos dan Kapten Marquita da Cunha. Mereka bergabung dengan 30 personel militer, perempuan maupun laki-laki, yang mewakili 20 negara di kawasan Asia-Pasifik.

Kursus ini diselenggarakan oleh Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat (United States Indo-Pacific Command atau USINDOPACOM) untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan personel militer dalam menerapkan agenda Perempuan, Perdamaian dan Keamanan di sektor pertahanan.

Program pelatihan tersebut berfokus pada empat tujuan utama, yaitu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya agenda WPS bagi keamanan internasional, mengembangkan keterampilan untuk menerapkannya di sektor pertahanan, memperkuat integrasi agenda tersebut dalam institusi pertahanan, serta membangun jaringan kerja sama antarnegara.

Agenda Perempuan, Perdamaian dan Keamanan menekankan pentingnya partisipasi perempuan dalam pencegahan konflik, pembangunan perdamaian, dan pengambilan keputusan terkait keamanan. Agenda ini juga mendorong perlindungan perempuan dan anak perempuan dalam situasi konflik maupun krisis.

Bagi F-FDTL, keikutsertaan kedua perwira tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan kapasitas profesional, dan memperkuat kerja sama dengan mitra internasional.

Partisipasi ini juga mendukung upaya pengembangan institusi pertahanan Timor-Leste agar semakin memahami pentingnya keterlibatan perempuan dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan dan memperkuat keamanan regional maupun internasional.

Melalui pelatihan tersebut, kedua perwira diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan kapasitas F-FDTL dalam menerapkan prinsip-prinsip Perempuan, Perdamaian dan Keamanan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!