banner 828x90

Timor-Leste: Infrastruktur Digital Jadi Kunci Pengembangan Kecerdasan Buatan

  • Share
Caption Foto: MenteriTransportasi dan Komunikasi Timor-Leste, Eng. Miguel Marques GonçalvesManetelu berfoto bersama para pembicara dan perwakilan dari berbagai negara dalam rangkaian Global AI and Digital Summit di Seoul, Korea Selatan. Foto: Media MTK
https://news-viptv.com/wp-content/uploads/2026/08/BANER-KII-BARU.jpgjpg" alt="banner 728x90" title="banner 728x90" width="728" height="90" loading="lazy" />
Caption Foto: Menteri Transportasi dan Komunikasi Timor-Leste, Eng. Miguel Marques Gonçalves Manetelu saat berbicara dalam forum rangkaian Global AI and Digital Summit di Seoul, Korea Selatan.
Foto: Media MTK

Dili, WWWNEW-VIPTVCOM  — Timor-Leste menempatkan pembangunan infrastruktur digital sebagai fondasi utama dalam mengembangkan dan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Pemerintah menilai ketersediaan jaringan telekomunikasi yang memadai, pusat data nasional, serta sistem keamanan siber menjadi kebutuhan penting untuk mendukung transformasi digital dan pemanfaatan AI secara berkelanjutan.

Pemerintah Timor-Leste menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang memadai dan aman merupakan fondasi penting untuk mendukung penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di negara tersebut. Hal ini disampaikan Menteri Transportasi dan Komunikasi Timor-Leste, Eng. Miguel Marques Gonçalves Manetelu, dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Kedua Sains dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Korea Selatan, Ryu Je-myung, di sela-sela Global AI and Digital Summit di Seoul.

Dalam pertemuan tersebut, Manetelu menjelaskan bahwa Timor-Leste perlu memperkuat infrastruktur telekomunikasi dan sistem digital agar dapat memanfaatkan teknologi AI secara optimal. Menurutnya, penerapan AI tidak hanya bergantung pada ketersediaan perangkat lunak, tetapi juga membutuhkan jaringan komunikasi yang memadai, sistem pengolahan data, serta perlindungan keamanan informasi.

Timor-Leste juga memaparkan perkembangan transformasi digital di dalam negeri, termasuk rencana pembangunan pusat data nasional dan penguatan kapasitas keamanan siber. Kedua bidang tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan sistem digital nasional dalam menghadapi perkembangan teknologi baru.

Manetelu menyampaikan bahwa kerja sama dengan Korea Selatan berpotensi membuka peluang pertukaran pengetahuan, pelatihan tenaga ahli teknologi informasi, serta berbagi pengalaman dalam penerapan AI dan pengembangan keamanan siber.

Pertemuan bilateral tersebut berlangsung dalam rangkaian Global AI and Digital Summit di Seoul, yang juga melibatkan perwakilan negara lain, termasuk Bhutan, Sri Lanka, dan Mongolia. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi negara-negara peserta untuk berbagi pengalaman mengenai transformasi digital dan menjajaki peluang kerja sama teknologi.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Sistem, Teknologi dan Inovasi TIC TIMOR I.P., Justo, mengatakan bahwa pemerintah telah berkomitmen untuk melakukan studi kelayakan pembangunan pusat data nasional.

Pusat data tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan teknologi yang terus berkembang, termasuk AI, Internet of Things (IoT), dan blockchain. Rencana ini juga mencakup penguatan sistem pemulihan data dan layanan untuk mengurangi risiko gangguan operasional dalam proses digitalisasi.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Transportasi dan Komunikasi serta TIC TIMOR I.P. terus mendorong peningkatan literasi digital masyarakat. Upaya ini bertujuan agar masyarakat dapat menggunakan berbagai platform digital secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Pemerintah menilai bahwa penguatan infrastruktur digital, keamanan siber, dan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari persiapan Timor-Leste dalam mengembangkan transformasi digital dan mengadopsi teknologi AI pada masa mendatang.

 

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!