banner 1000x250

Indonesia Bantu Timor-Leste Bangun Fasilitas Aquaculture Farm di Aileu

  • Share
banner 728x90

AILEU, www.news-viptv.com – Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Pertanian, Perikanan, Peternakan no Kehutanan bersama Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Timor-Leste, meresmikan fasilitas aquaculture farm yang dibangun di Aileu.

Acara peresmian ini dilakukan dengan penebaran benih ikan nila serta panen ikan nila ukuran konsumsi di kolam.

Perwakilan KBRI, Nugroho Aribhimo kepada wartawan mengatakan bahwa Pembangunan aquakultur ini, merupakan komitmen wujud kerjasama nyata antara Indonesia dan Timor-Leste paska resminya Timor-Leste sebagai anggota baru ASEAN.

Marcos da Cruz, selaku Menteri pertanian, perikanan, peternakan dan kehutanan mewakili Perdana Menteri Timor-Leste menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dikerjasama ini, dan berharap kerjasama ini terus berjalan ke depan.

Prof. Dr. Mal Nurilmala, S.Pi., M.Si. dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan fasilitas akuakultur ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan akuakultur berkelanjutan di Timor Leste. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi ikan air tawar, tetapi juga pada transfer teknologi budidaya dari Indonesia, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemenuhan kebutuhan protein masyarakat guna mendukung ketahanan pangan dan pencegahan malnutrisi.

Konsep yang diterapkan adalah akuakultur terpadu, meliputi kegiatan pembenihan hingga pembesaran ikan ukuran konsumsi, dengan sistem budidaya yang efisien, adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat, dan mudah direplikasi oleh pembudidaya ikan di Timor Leste. Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, beberapa calon pembudidaya ikan lokal juga telah mendapatkan pelatihan teknis budidaya dan pengolahan ikan.

Fasilitas akuakultur yang diresmikan terdiri atas 12 bak bulat dengan diameter 5 m dan tinggi 1 m, yang terbagi atas 5 bak untuk induk, 3 bak untuk calon induk, dan 4 bak untuk pendederan. Selain itu, terdapat kolam berlapis HDPE dengan ukuran 13 × 12× 1,2 m, sebanyak 4 kolam. Dengan asumsi kepadatan tebar 10 ekor/m³, setiap kolam diisi sebanyak 1.560 ekor ikan nila. Pada tingkat kelangsungan hidup (SR) sebesar 80%, jumlah ikan yang dipanen diperkirakan mencapai 1.248 ekor per kolam. Jika bobot panen rata-rata 250 g/ekor, maka potensi produksi mencapai sekitar 312 kg/kolam atau total sekitar 1.248 kg dari empat kolam pembesaran.

Melalui peresmian kolam budidaya ikan nila di Kabupaten Aileu ini, Indonesia dan Timor Leste diharapkan dapat terus memperkuat sinergi di bidang perikanan, mendorong peningkatan produksi ikan air tawar, serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi masyarakat lokal.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!